Logo
BANDAR UDARA STEVANUS RUMBEWAS

Selamat Datang di Bandara Stevanus Rumbewas

Melayani dengan sepenuh hati untuk kenyamanan Anda.

Survei Kepuasan Masyarakat

Penilaian Pelayanan Publik yang terdiri dari Penilaian Kualitas Pelayanan dan Indeks Penyimpangan Pelayanan.

Isi Survei

Akses Informasi Mudah

Pantau jadwal penerbangan dan layanan kami di sini.

Lihat Jadwal
Breaking News
Info Terkini : Tiket Penerbangan Trigana Air Rute Jayapura - Serui - Biak (Round-Trip) Mengalami Perubahan. Selalu Utamakan Keselamatan dan Keamanan Penerbangan (Safety and Security First) Berita Utama : Cuaca di Wilayah Kepulauan Yapen Terpantau Cerah Berawan, Operasional Normal.
Investigasi KNKT - Bandar Udara Stevanus Rumbewas
KEAMANAN PENERBANGAN

KNKT Selesaikan Tahap Awal Investigasi Insiden Pesawat Tergelincir di Bandara Stevanus Rumbewas

Investigasi KNKT

Serui, September 2024 – Pada 11 September 2024, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyelesaikan tahap awal investigasi terkait insiden tergelincirnya pesawat di Bandara Stevanus Rumbewas, Serui, Papua. Tim investigasi KNKT berhasil mengumpulkan berbagai dokumen dan bukti dari tempat kejadian untuk dianalisis lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti dari insiden tersebut.

Menurut KNKT, hasil akhir investigasi diperkirakan akan diumumkan sekitar satu tahun sejak kejadian. Hal ini dikarenakan proses analisis memerlukan waktu yang cukup lama untuk memastikan setiap detailnya diperiksa secara mendalam dan spesifik. Saat ini, bangkai pesawat masih berada di lokasi kejadian dan belum dipindahkan. Namun demikian, operasional penerbangan di Bandara Stevanus Rumbewas tidak terganggu dan tetap berlangsung seperti biasa.

Pada 12 September 2024, tim KNKT telah pulang setelah menyelesaikan tahap awal investigasi. KNKT juga menyampaikan bahwa mereka akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak maskapai dan pengelola bandara apabila membutuhkan dokumen tambahan untuk kelanjutan investigasi.

KNKT mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan bantuan dari berbagai pihak terkait, termasuk maskapai, pengelola bandara, otoritas penerbangan setempat, dan seluruh personel yang telah mendukung proses investigasi. Tanpa dukungan ini, proses investigasi tidak akan berjalan dengan lancar.