Tim Intelijen Kejari Yapen dan PPS Kejati Papua Tinjau Perbaikan Runway Strip Bandara Stevanus Rumbewas.
Serui — Guna memastikan kelancaran dan kualitas pembangunan infrastruktur daerah, Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Yapen bersama Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua melaksanakan peninjauan langsung terhadap proyek perbaikan runway strip (bahu landasan pacu) di Bandar Udara Stevanus Rumbewas. Kegiatan pengawasan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan turun lapangan ini merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan dalam mengawal Pembangunan Proyek Strategis pemerintah. Pengawalan ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini (preventif) terhadap potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) yang dapat menghambat penyelesaian proyek fisik di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, tim gabungan dari Kejati Papua dan Kejari Kepulauan Yapen memantau secara langsung progres pengerjaan fisik perbaikan runway strip. Pengecekan mencakup kesesuaian spesifikasi material, kualitas pengerjaan, hingga capaian target waktu pengerjaan yang telah disepakati dalam kontrak kerja.
Fokus Pengawasan & Pendampingan Kejaksaan:
- • Deteksi Dini AGHT: Mencegah timbulnya Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan dalam proyek fisik.
- • Prinsip 3T: Memastikan proyek terlaksana secara Tepat Waktu, Tepat Mutu, dan Tepat Sasaran.
- • Kepatuhan Kontrak: Mengawasi kesesuaian spesifikasi material dan progres fisik di lapangan.
Perbaikan runway strip di Bandar Udara Stevanus Rumbewas dinilai sangat krusial. Area ini berfungsi sebagai ruang bebas hambatan di sisi kiri dan kanan landasan pacu yang berperan vital dalam menjamin keselamatan operasional penerbangan, terutama saat pesawat melakukan lepas landas maupun pendaratan.
Dengan perbaikan infrastruktur bandara yang optimal, diharapkan konektivitas jalur udara dari dan menuju Kabupaten Kepulauan Yapen akan semakin lancar dan aman. Hal ini pada gilirannya akan berdampak positif pada percepatan pertumbuhan ekonomi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat di wilayah Papua.
Hingga akhir kegiatan, peninjauan berjalan dengan aman dan kondusif. Pihak kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan instansi terkait juga turut hadir mendampingi tim Kejaksaan. Mereka menyambut baik pendampingan hukum ini sebagai langkah sinergis untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur yang bermutu bagi masyarakat Kepulauan Yapen.